Friday, January 11, 2013

Analisis Pertunjukan Wayang Golek Sebagai Media Seni yang Bersifat Multimedia


Wayang merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan yang pada dasarnya bersifat sesaat, artinya waktu dan ruang yang digunakan ketika seni itu diperlihatkan, didengarkan, diperagakan hanya bersifat sementara. Tapi seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman juga kesenian wayang dapat dikategorikan sebagai seni multimedia, karena di dalam pertunjukan wayang seluruh jenis kesenian dapat dimasukkan seperti seni rupa, seni gerak dan seni suara.
            Wayang golek dari Sunda merupakan salah satu bentuk seni multimedia, selain jenis-jenis wayang lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia khususnya disekitar Sunda, Jawa dan Bali. Wayang golek merupakan salah satu kesenian yang memiliki keunikan tersendiri. Sebagai perbandingan, bentuk sajian wayang kulit Jawa selalu menggunakan kelir yang fungsinya untuk memproyeksikan bayangan dari bentuk wayang tersebut hal ini sesuai dengan asal kata wayang yang konon berasal dari ’bayang’ dan penonton menikmati pertunjukan melalui bayangan tersebut (pada perkembangannya penonton wayang kulit tidak menikmati pertunjukkan melalui proyeksi bayangan lagi). Sementara pada wayang golek penonton langsung menyaksikan bentuk rupa wayang golek tersebut yang terbuat dari kayu tanpa ada proyeksi bayangan seperti pada wayang kulit. Dari hal tersebut dapat dilihat jenis kesenian yang ditampilkan oleh kesenian wayang baik itu wayang golek maupun kulit yakni seni rupa atau visual.
            Sama seperti wayang kulit Jawa, wayang golek Sunda juga dimainkan oleh seorang dalang yang perannya sebagai pemimpin jalannya pertunjukan. Unsur gerak dapat terlihat dari permainan antara sang dalang dengan wayang, saat wayang dan dalangnya berakting, bertingkah laku bahkan menari di atas pentas. Unsur suara dapat ditemukan juga saat sang dalang melagukan suluk (semacam syair yang ditembangkan) dan menyuarakan antawacana (dialog antar tokoh wayang). Selain itu unsur suara dalam bentuk musik juga dapat ditemukan pada permainan gamelan Sunda yang mengiringi jalannya sajian pertunjukan wayang golek.

1 comment

  1. Gan kalau ntidak bisa di kopi paste mending dihapus aja blog ini itu kan sama saja dengan anda itu seseorang yang munafik

    ReplyDelete

© アダン
Maira Gall