Film dalam sejarah telah memberikan
pengaruh dan dampak yang dibuat oleh masing-masing sutradara pada zamannya, hal
tersebut muncul dari kekuatan medium film itu sendiri. Mengutip perkataan
Lauren Becall yang mengatakan “The
industry is shit, it’s medium that’s great” bahwa perkembangan film dalam
sejarah mengacu pada perkembangan teknik yang digunakan oleh masing-masing
sutradara pada setiap periode, bagaimana mereka menggunakan teknik tersebut dan
mengembangkannya untuk film-film mereka dan bagaimana mereka mengubah medium
film itu sendiri yang ditujukan untuk memberikan pengaruh sinematik kepada para
filmmaker selanjutnya.
Medium film sendiri berangkat dari
kemampuan yang dihasilkan oleh ilmu fotografi, dimana kumpulan gambar statis
yang berurutan pada sebuah peristiwa dapat menjadi sebuah gambar bergerak,
sistem kerja ini dikenal sebagai intermitten
movement. Lalu kemampuan tersebut didukung oleh kemampuan alamiah manusia
yakni mata yang bisa menangkap sebuah gambar dalam sepersekian detik dan masih
dapat mengingat gambar tersebut walaupun sudah berlalu, sistem kerja mata
inipun dikenal dengan istilah persistence
of vision. Istilah-istilah tersebut tidak akan disebut dalam sejarah
apabila tidak adanya kemampuan dari sebuah medium, kemampuan yang berhasil
diciptakan oleh sekumpulan ilmuwan, temuan yang menghasilkan sebuah teknologi.
